Friday, November 30, 2012

TENTANG HAKIKAT RASA

Malam setelah senja
harapanku menggapai rembulan
apalah daya langit bagai runtuh
ibarat hujan dalam titik air mata
berderai langit retak-retak dan dingin
bumi yang menadah keaangkasa
sedang malang biji tak terkandung
apalagi yang bisa ku beri?
apalagi yang harus kutumbuhkan?
yang mekar hanya dari kemakmuran
dan hati diri dibelit tali nasib
erat menjerat tak bersimpul
bisakah makna kan ku urai?
seperti mimpi indah yang tiada terajut
kalbu berjibaku dilereng tebing biru
yang mendaki harapan diri
namun kuasa membuang asa
lalu terlena di jalan salah
diri terjerembab pada lubang yang ku gali
dan tenggelam tanpa sempat terpejam
menganga dingin diretakan senyum
yang yang tertinggal dan kusisakan
disudut bibir yang beku dan getir,..




Sunday, November 25, 2012

JALAN KENANGAN

Menatapmu dengan khayal
memandang dengan impian
dan berdo'a agar tahu apa yang dirasa
berharap bahagia kan mendekap
dan berubah sesaat mata terbuka
kita pun disentuh mimpi yang sebenarnya
beserta wajah kalbu yang layu
begitu kata-kata dari bahaa matamu
seperti aku yang bernaung pada awan kelabu
seperti rasaku berubah rubah selalu
dapati diri tak sepenuh hati
merawat kenangan diseberang jalan
semakin ditempuh semakin jauh
dalam ikatan yang tak bernama
erat menjerat berubah-ubah
sedang tiada lagi miliki arah,..




HIKAYATKU

Entah bagaimana aku memulai?
bagaimana cinta ini dimengerti?
dan bagaimana akan bahagia?
ada rasa yang menuntut dalam kemelut
ada mimpi yang selalu menghantui
bersama malam malam tak tenang
bersama hari-hari yang tiada berseri
kebahagiaan bukan kegembiraan yang abadi
penderitaan bukan merupakan perih tak terakhiri
kesejatianku kan kembali bersama waktu
bukan kepura-puraan dalam kehampaan
menyisakan duka duka yang setia
lalu rapuh disepanjang waktu

Dan untukmu duhai waktu,..
hikayatku pada bentanganmu
terang, gelap dan semu pustaka warnamu,

dari sebatang dahan
ku tautkan rasa dalam dua cabang
rasa sebagai rahmat dan rasa dalam hianat,..


Tuesday, November 20, 2012


JEJAK NAN SIRNA

Terjebak dilorong waktu

hingga terperosok pada kubang zaman

bangkit dari gaya lama hidup baru

menggali lubang menutup lubang

mendendangkan nada samar-samar

mungkin sayup-sayup yang kau dengar

terkadang hampa dalam tanya

kebahagiaan sirna satu satu

sisanya ku jejak jalan berdebu

jalan nan curam jua berliku,..



MENUANG KASIH

Kan kusertakan wajah malam
yang selalu tersenyum untukku walau kelam
betapa telah mengenangmu berasa hatiku,.. pilu
cinta di dasar kalbu tersayat rindu
aduhai Zdat yang tak tersentuh noktah
mungkin di dunia hadirku fana,.. dalam menyinta
menggapai simbol-simbol kasih daku terlena
sesaat telah luluh dan luruh hanya pada Kasih'Mu
dan terkadang gelora menghampa dan beku oleh nafsu
dan Engkau kupuji dan ku Puja dalam lara
berhasrat menuang cawan yang tiada meruah
terbagi bersama debu dalam satu
warna ini yang cerah hanyalah Kehendak'Mu
membentuk do'a-do'a tua nan kusam
dituang dari lambaian impian mematikan
bersama ronanya yang menggeliat jalang
dalam nuansa fatamorgana nan menggila
seketika pijakan tersurut langkah
lalu berpasrah tuk berserah
menyerukan lirihnya rasa hati
yang bersekat tabir rasa hati,..






KETIKA HATI KITA

Bilakah cinta jiwa yang terlena
dikubang sepi mengukir hati
ketika dengan rela engkau sentuh hatiku
dan daku berpasrah akan hatiku,.. padamu
bersama harapan diri yang menari-nari
semua rasa yang kupunya tiada terakhiri
meniadakan sunyi nan perih
menghapus kesendirian dalam angan
mengukir masa indah dalam kenangan
bak menyibak tabir dunia
yang akan tampak tersenyum adalah wajah kita
menepiskan lamunan yang berseberangan
karena bagiku hanyalah namamu
yang utuh bersemayam didasar kalbu
dalam letupan kasih dan sayang
terisi disaat siang ataupun malam
karena engkaulah kenangan
dan engkau pulalah masa depan,..