Wednesday, September 5, 2012

JELATA LATAH

Bak disebut latah dikau jelata
adalah terbiasa engkau dengan derita
tak perlu mengadu-aduh seperti dahulu
melupakan pustaka didasar kalbu
merasakan kepedihan berbuku buku
ataupun merintih-rintih tiada arti
saat gundah gulana tengah menertawai,-

Duhai engkau yang menjadi masaku kini
adalah engkau kenangan diwaktu nanti
susah senang terpahat silih berganti
menggambarkan nikmat kita syukuri
senang dan tenang niscaya termiliki
laksana indah bewarna warni

Dan buatmu duhai sahabat,..
berbuat hebat tuk tetapkan kodrat
jangan berhenti engkau mencatat dan dicatat
kini dan nanti semua tetap tergurat
tiada satupun akan terlewat
bersama waktu sempat ,.. yang masih tersurat
bukan beralat siasat mengejar nikmat
memisahkan tujuan dari syafa'at
membina akhlak sebagai keparat,-


Cirebon, 05 September 2012

Tisna Barbatully.





No comments:

Post a Comment