Bersimbah rasa
basahi jiwa
betapa daku berpeluh
menanti di semenanjung rindu
meyakini akan bahtera cinta
kelak berlabuh pada masanya
Terukir desir melintas fikir
kata tanya deras mengalir
nurani berkilau sebagai mustika hati
mengingat kepatutan diri
terkadang melanggar hati
Nuraniku berseru
atas keleluasan fatwa dan lenganku
ditoreh mimpi diakhiri pedih
jiwa raga dan hati menyengketakan diri
melempar kekhilafan
terjadi tanpa penolakan
basahi jiwa
betapa daku berpeluh
menanti di semenanjung rindu
meyakini akan bahtera cinta
kelak berlabuh pada masanya
Terukir desir melintas fikir
kata tanya deras mengalir
nurani berkilau sebagai mustika hati
mengingat kepatutan diri
terkadang melanggar hati
Nuraniku berseru
atas keleluasan fatwa dan lenganku
ditoreh mimpi diakhiri pedih
jiwa raga dan hati menyengketakan diri
melempar kekhilafan
terjadi tanpa penolakan

No comments:
Post a Comment