Friday, October 3, 2014

Semoga Hati

Tiada terpungkir lagi
tentang nikmat membelah hati
sebelah dilangit setengah di bumi
dua mendengarkan satu menuliskan
dua membacakan satu mengartikan
terlukis atas dasar tiga jemari tangan
sungguh pemalu kalbuku
yang hanya mampu menulis rindu
disapa dunia mau tak mau,


Betapa jenaka ku punya pustaka
inginkan dunia seperti terpinta
ingkari akhirat bak tak akan ada
jadi isyarat insan menghamba
ku bukan tuan tetapi pekerja
jalankan peran bukanlah sutradara
sebagai kiasan lapangnya dada
karena baban bahu merendah
karena pengetahuan menunduk wajah
dan karena lemah ku panjatkan do'a,-






No comments:

Post a Comment