Senjaku,..
engkaulah rintihan manja
lihat aku yang diuntai pilu
petang menjelang
kesedihan menghadang
sedang malamku tak pernah terang
tiada henti menatapi wajah diri
yang kulihat turun keulu hati
disana dibalik dada tertancap duri
dengan lengan kecil ini kurabai
Oooh,..betapa sesaknya hati
ku larikan dengan nada
engkaulah rintihan manja
lihat aku yang diuntai pilu
petang menjelang
kesedihan menghadang
sedang malamku tak pernah terang
tiada henti menatapi wajah diri
yang kulihat turun keulu hati
disana dibalik dada tertancap duri
dengan lengan kecil ini kurabai
Oooh,..betapa sesaknya hati
ku larikan dengan nada
tetap saja percuma
andaipun syairnya menghiba-hiba
betapa ku takut akan luka lama
kembali berasa meneteskan darah
ahh,.. bukan darah tetapi nanah
sedang tiada tahu dimana obatnya
jikalau yang diharap pergi entah kemana,..
andaipun syairnya menghiba-hiba
betapa ku takut akan luka lama
kembali berasa meneteskan darah
ahh,.. bukan darah tetapi nanah
sedang tiada tahu dimana obatnya
jikalau yang diharap pergi entah kemana,..

No comments:
Post a Comment