Saturday, December 24, 2011

KERAPUHAN

Wajah sendu setelah teduh
wajah yang merindu karena cinta
mendekat pada keagungan
atau berbalik pada ke hancuran
rasa lelah sering kali di dapati
lalu mencoba berlari pada harapan
sekedar membangunkan gerbang asa
agar hangatnya cinta tiada terlupa rasanya
tiada mau jika harus dingin apalagi beku
sungguh semua akan terasa menyiksa
karena cinta butuhkan api
untuk menghangatkan dan penerang
bukan warna yang berkobar kobar lalu membakar
menghitamkan jiwa bak arang nan kering
lalu rapuh menjadi debu
menjadi bubuk tiada berbentuk
mewarnai diri sehitam jelaga
lalu dalam ketersesatan yang panjang
terombang ambing di lautan penyesalan
seperti di tengah samudera
nan tak bertepian
dan pantai harapan sama sekali
terharamkan untukku
berlabuh,-
 

No comments:

Post a Comment