Saturday, January 28, 2012

BUNGAKU

Seketika masa dalam damai tercipta
samudera bercahaya silaukan mata
terdiam dikedalam dipantai tak berteman
riak ombak datang berarak diri diam sejenak
angin mengiring rasa nan dingin

Teringat dibayang nan masihlah hangat
setangkai kembang dulu terbuang
padahal baru kemarin terenggut dari jambangan
tiada dimengerti kini t'lah ada di kubangan
karena mata yang terlena, pada angan ia memandang,

Taman bunga,.. dari keseimbangan engkau ada
hilang keseimbangan engkau kan tiada
lalu kan jatuh luruh ditanah kering dan musnah
tanpa biji sempat memberi
sebelum bermadu engkau t'lah layu,-


P U R N A M A

Merajuk sang malam dikala sepi
tersudut ia sendiri menanti pagi
sedang sang rembulan padam
di keheningan awan nan kelam
bintang malam enggan berkedip
nuan sa ini membuat terkesip
gulita mendekat hati tercekat
fana melangkah cacat kudapat
sedang senja lepas dari pandangan mata
teringat pun tiada
Oo,.. harus bagaimana alam memberi umpama
ia ada gambarannya sirna
ia berguna hakikatnya meraga semata
lukisan malam tak terlihat karena suram
hati yang kelam hakikat pun tenggelam
Duhai purna sesekali saja engkau menjelma
kan ada tanya dan selalu ada,.. "Mengapa?"


SESAL

Meraut hati, berbekal mimpi
berharap asa, menjadi nyata
Duhai kebahagiaan, engkaulah judul terindah
dan kami masih disini, tak henti untuk mencari
engkau menjelma , kedalam rasa,-


Semilir riak air samudera kalbu
kepantai teduh wajahmu tertuju
bersama rona jernih tatapan mata
yang nampak basah digenang air mata
air mata sesal akan kata salah dan dosa
bak kilauan permata yang bercahaya
terang berkilau mambiru disemestamu
disendu raut wajahmu disela nestafa duniamu,





KERINDUAN

Selaras riak air yang mengalir
menggugah asa tuk senandungkan rasa
akan satu senyuman dalam renungan
tentang satu tembang dan tentang satu nama
Wahai satu hati inilah sajian diri
penantian membentangkan kesetiaan
tentang sepi diri teranggap kenikmatan
dan tentang kesendirian kuanggap kemandirian
rasa " sesal " itu terlanjur kukubur atas namaku
jikalau batas antara kita t'lah tiada lagi
jua kerinduan tak terbagi,-


S U R A M

Di ambang malam gelap mencekam
mengejar waktu yang kelam
sebentar lagi cahaya mata kan suram
mengharap kebahagiaan kan kembali lalu diam,

Kebahagiaan laksana sekuntum bunga
kan hadir menjelma bersama durinya
demi madu kelopak bunga luruh kembali tumbuh
kering layu luput ditiup sang bayu

yang membingungkan adalah keraguan
yang menyakitkan adalah hati yang dipatahkan
retaklah pemikiran dikesankan perasaan
lalu diam tenggelam dalam kebekuan

Mendekap dada
yang direngkuh tiada
yang digapai luput sudah
yang dibayangkan menghilang,-


 

H A S R A T

Bercermin,berhias diri
agar indah dipndang mata
adalah pesona saat kaki mlangkah
selaras alunan bahasa dikedalaman jiwa
bkn sekedar pesona,
Mereguk lautan hasrat
laksana mengisi air laut kedalam perut
dngn lautan hati
hidup ku coba tuk ku syukuri
segala yang ada adalah hikmah,
Yang sakit adlh hati yg dipatahkan
yg retak adalah pemikiran
dan yg menderita terurai ikatan tali jiwa
Memulai dari diri lalu kelain hati,-
 

KIDUNG SENJA

Di tepian senja
gugur bunga berirama
sayup-sayup menyusup digendang telinga
menggetarkan serat serat pada jiwa
fikirku mendahului
tentang masa yang akan terjadi,
,.. terjadi pada tiap-tiap diri
gelap mengerjap,.. hati tercekat
sadari sempat,.. diri tlah lewat
lalu meratap di alam pekat
Oooh,.. hidup adalah nikmat
semoga terawat selagi sempat
supaya sesal tiada menjerat,-


TENTANGMU SAJA

Ada bisik nan menggoda
tentang bayang mawar senja
begitu menyentuh ditabir jiwa
meski tiada tahu kenapa?
adalah hasratku yang meronta
tuk layangkan lengan sibakkannya
seiring senyum izinkan hamba menyapa
menyapamu duhai titian rindu
rindu yang selalu menjadi desahanku
tentangmu,.. adalah tentangmu
duhai shabat yang begitu hebat
dihati ini,.. di senja ini,-


Friday, January 27, 2012

BUKAN CINTA BIASA

Cinta ini cinta yang biasa
sedang kerinduan ini tak biasa
menghabiskan banyak kata
entah kemana lagi kan ku ukir rasa
agar terbaca oleh pemiliknya
sedang ucapan yang tertinggal hanya desahan
tiada berbahasa dibadan
Oooh,.. dihati dia sendiri,

Dan tuk sekian kali
ku disibukkan hasrat hati
tak jemukah aku menunggu
terlalu engkau dihujam rindu
sedang rindu yang datang
tiada membawa alasan
bawakanku semusim dikekeringan
,.. semusim kedingan
dan sesaat bersemi,

Selarik kata,.. diurai rasa
dan cinta dikutip hati
membawakanku setangkuk pilu
selaras kerinduan nan tiada padam
duhai angan surgawi,..
tahukah daku disini masih menanti,.. ?
 
 




Tuesday, January 17, 2012

K E H A D I R A N


Di ufuk kalbu,.. bak sang bayu
hembus nafasmu menderu
membelai layar bahteraku
yang mengarungi samudera waktu

Ada hasrat yang tiada tersurat
bayang wajah yang menari nari begitu dekat
dipelupuk mata laksana melekat
menjadi terbiasa, dan bila tiada serasa tercekat

Duhai,.. paras satu wajah
kenapa hati laksana terjajah
sedang begitu saja rasa ini ada
menyeru namamu menghiba-hiba,-

ENGKAU YANG DISANA

Kebaikan akan berjalan,..
walau setapak,.. semua akan nampak
bias hati tiada perlu dikenali
,..andai harus sendiri
tiada terlalu perlu peduli,-

Duhai jiwa nan resah
diamlah jikalau gundah
jangan tersenyum tanpa maklum
lalu melejang disaat jalang
sungguh kata kata itu laksana tembang
geraklah diri dari hati
lalu menari di alam badani,-


TAK TAHU JUDULNYA

Jangan bicara dan bermain mata
atau jangan main main dibawah meja
jangan pula melolong bak srigala
yang bersuara saat gelap menjelma
sepertinya engkau lebih buas dari berpuluh ekor singa

Dulu aumanmu pernah menggema

sedikit nikmat kau dapat suara itu pergi entah kemana
memanglah hanya rongga isi dibalik dada
sekarang yang kau busungkan hanya bagian bawahnya saja

Dulu engkau begitu tegap
sekarang bicarapun sepertinya gagap
sesekali matamu mengerjap
yang dicari sekedar gemerlap
sedang keringat jelata telah lupa engkau usap,-



DERITA KITA

Menengok kebelakang
dari keterbelakangan
mengurai waktu lalu
serasa dicumbu asa nan palsu
jiwa dikarantina banyak wacana
sedang satu arah pun tiada dipunya
asa tiada mampu berkaca
lengan kecil merenggut awan nan tinggi
menanti dia tiada mendatangi
menjemput tiada kan sanggup
hanya angan yang melayang layang
terbang dialam kesia siaan
pemikiran bak belukar
tumbuh tak beraturan
waktu ini selalu memberi
kenapa diri susah sekali tuk mengerti
kebenaran dipetakan
kehidupan jadi landasan
sempitnya nasib di badan
semua aturan hanya lukisan
yang dicari hanya kepuasan
yang dicuri adalah perasaan,-


Sunday, January 15, 2012

NYANYIAN HATI

Diruang kita
terkulai raga
wajah tengadah
keatas sana

Seraut wajah terlukiskan
begitu manis dlam senyuman
senyum tulus seperti yang didambakan
yang sesekali hadir dialam impian

Kusebut namamu
berharap disampaikan oleh sang bayu
dikamar ini diriku menanti dengan segumpal rindu
rindu yang membiru disepanjang waktu

Duhai engkau nun disana
mengertikah diri yang terlena
diruang batin harapan menjelma
dan berdo'a tuk bersua dan selalu bersama

Dilangit hati khusu' ku menanti
bak padang gersang mengharap tersirami
agar kembang lahirkan biji
terciptalah tembang hati bernyanyi,-

B E L I A

Rintik hujan gersang terlanggar
nuansa hingar bingar
suara kecil lenyap tak terdengar
pun pesona lain terlihat samar

menengok dibalik jendela
adakah yang lain diluaran sana
mungkin disini berkurang pesona
hingga kau berlalu dari pandangan mata
mencari sesuatu yang tiada kupunya

Merangkum hati
tentang kebersamaan yang terlalui
disudutkan keadaan pribadi
serasa tiada sehati lagi
berjumpa dan berpisah sesuka hati

Mungkin pada saatnya kan dimengerti
mengapa tak tertahan bersamaan ini
berakhir dengan tentukan jalan sendiri - sendiri
dan menghapus kesepakatan yang pernah terjadi
saling melupakan, terasing dan saling tak mengenali,-

A R A N G

Jari menggurat
batin bergulat
dadaku sesak
nafas tersedak

Air mata mengalir

darah berdesir
rasa terlansir
kenyataan ini getir

Kemarin kita bersama

esok mungkin berbeda
kucari kata tepat mengena
agar berkurang beban yang ada

Suram buram

kulihat rasa kita kan kelam
dan jalan hati mungkin terejam
memikirkannya laksana tonggak ku diam

Gundah gulana hati nan resah

pelik ego selalu mendesah
pemahaman yang tak sama membuat kita terpisah
ku sunting do'a yang terbaik diakhir kisah,-

Friday, January 13, 2012

A S M A R A M U

Segunung rindu
kau katakan kan kau bawa buatku
seutuh lautan cinta, kau bilang itu yang kau rasa
sehangat matahari pagi rasa kan kau beri
selebat belantara upayamu mewujudkannya
hmm,.. kutanyakan apakah mungkin
seagung itu asmara kau kiaskan?
ataukah kebohongan rasa
dikejauhan tlah kau pendam?
laksana api dalam sekam
karena tertutupi rasa dalam kewajaran
asmaramu kan merenggutnya
tidakkah kau kan takut didera kecewa
disaat harapan berbalik arah
sedang terlanjur engkau tenggelam dikedalaman
mungkin turt dan larut dialam khayalan,
waspadai rasamu dengan menengok
kebelakang kekiri kekanan
letakkan kewajran dalam kemelut seisi hati
pada sandaran yang teryakini,-


Kembali pada keyakinan

referensikan cinta pada hati
 
bertanya pada diri kemana langkah tertuju?
 
tiada lelahkah harapan yang beribu
 
sedang yang diyakini tak lain hanyalah satu
 
meski sesekali tercuri hati oleh yang dimaui
 
atau terbawa serta di gemerlapnya dunia
 
tiada lelahkah akal menyertanya?
 
terkadang jua ia lupa akan batas-batasnya
 
lalu terjerat pada kelabilan yang tersemat
 
karena godaan memanglah nikmat
 
bagaimana kita akan selamat?
 
Salam dari malam jum'at,..

S E N G K E T A

Kerinduan t'lah sampai pada kegilaan
laksana akan terlonjak dari kedalaman badan
menggapai asa dengan memanjat bukan mendaki
menarasakan cinta dengan munajat dan mengikhtiarinya
laksna berserat dan menyatu membentuk tali
yang ujungnya terikat dijauh sana
sedang ujung yang lain menjerat hati
perjalanan ini begitu berliku
sampai terlupa arah kembali
sedang serpihan kaca bertebaran disepanjang jalan
dengan kaki telanjang diri berjalan
tergores dan luka yang bercucuran
serasa nyeri disekujur badan
kucoba meredam sakitnya dengan mata terpejam
berharap ketika terbuka mata diri tlah berpindah kealam cahaya
tiada lagi berada disegumpal tanah yang m,enjadi sengketa
semenjak cerita bermula hingga diakhir masa
begitulah kelabilan hati
bersama angkara yang sesekali ada
menuntun dijalan yang salah
bukan kearah sejati tetapi menjerumuskan
menjadi teman saat lakna mendera dibadan,-


Thursday, January 12, 2012

ISYARAT HATI

Isyarat abadi,..

semua akan terakhiri
 
menolak atau pun malu-malu
 
takluk atau pun merindu
 
referensikan hati pada dunia
 
agar upaya tiada semena-mena
 
karena kedzoliman kan berakhir celaka
 
niscaya kepedihan sebagai balasannya
 
tebarlah kasih siratkan sayang
 
adalah ringan beban dibadan
 
semoga mudah lanjutkan langkah
 
diujung sana menanti Ridho'Nya,-
 
 

B I M B A N G

Siangku dipersunting rasa jemu
terlalu meragu
padahal yang ingin ku sapa adalah asa
namun terpenggal
ruang yang ku tempati terlalu sempit dan bersudut
membuat kalut
bagaimana waktu yang tersisa kan menjamu hatiku
benar daku meragu
ingin kutanmyakan pada awan
namun dia diam
pada sang bayu,.. terlalu cepat dia berlalu
pada matahari,.. dia tiada peduli
ahh,.. biar kunyanyikan saja
akan ada sisi lain yang mungkin kan mendengarnya
sampai daku kan lupa kata "mengapa"


TELAGA TEDUH

Telaga teduh,..
jernihmu kurindu
tiada henti dibanyak waktu
riak air diterpa sang bayu
ditepian berderet indahnya perdu
pepohonan memayungimu
dari panasnya alam yang menggangu
meski sesekali berbagi rindu,.. padamu
sepertiku yang tak kenal jemu
tiada henti untuk menanti
tak lelah untuk berbagi
tentang hari, tentang hati
tentang asa,.. jua duka
karenamu kukenal indahnya dunia
bersamamu tertuang rasa rindu
yang terkadang datang menggebu gebu
seperti meruah mengisi diruang hati,-


GELOMBANG

Sastra abadi dari hati
,.. dan dengan hati
tanpa kata tiada suara
hanya bahasa bersama rasa
terikat diderasnya suasana
mengalir bersama keinginan jiwa dan raga
ketika hilang bertanya ia dimana?
saat tak datang seperti merana
haus tiada air,.. kelelahan dalam berfikir
nikmat tak lagi terukir
hampaku menancap kukuh terpaku
tiada bergerak tebal berkarat
keresahan begitu hebat
sanubari tiada terisi
alam ragawi dihujani pedih
semua pergi,.. seperti tiada akan kembali
disini terkulai hati
yang selalu menanti
kelembutan sentuhan kasih,-


SEMANGAT

Direlung kefanaan
terbaring sekuntum hati
menggigil dalam sendiri
menanti musim bersemi
kuncupnya pucat pasi
tertutup paksa oleh derita
laksana tiada henti datang mendera,-

Dengan ranum nan masih tersisa
mereka-reka pertolongan dariNya
cinta yang tiada lelah menghiburnya
kebahagiaan adalah keniscayaan
membelai insan yang mengharapkan
adalah ia akan pergi
bila hati terbunuh mati
bukan oleh takdir, tetapi rasa diri,-


S E S U A T U

Waktu adalah kenanangan pun penantian
senyum adalah harapan pun impian
sedang semua tentangnya adalah bahasa dengan kata
seprti lukisan yang tak mampu menggambarkan jiwa
figurku hanya satu
tiada menanti dilain hari
tiada menanti diawal pagi hungga senja yang kan tiba
keindahan adalah cahaya
sedang kelembutan adalah kasih dan sayangNya
tercipta untuk yang menantinya
bukan nestafa yang sekejap menghadap
menjadi terang ketika gelap
semua memulai dari keniatan
meski susah sekali menjadi teman saat berjalan
sesekali serasa diri dalam kesendirian
diCita rasa pun diburam warna
hakikat hati sungguh sejati
akan cemar bila samar
akan terluka bila tiada terjaga
semoga teguh kotaku
meski kumenanti digerbangmu,-



Tuesday, January 10, 2012

SAFARI PAGI

kesangsian hati berpedih perih
disaat awan datang berkawan
titian langkah dikernyit wajah
kerut-kerutnya tiada terkira
keheranan panjang dijauh tatapan
suratkan salam yang tak terucapkan
hukum dimaklum bibir tersenyum
hati terbeli senilai materi
duhai sang figur tiada tertegur
ucapmu lantang tiada lagi terbilang
ketika salam engkau abaikan
betapa sedih kami menanti
seakan doa tak terbekati,-

"salam lugas selamat bertugas"


Monday, January 9, 2012

CERMIN NAN BURAM

Prasangka kerap mendera
sesekali meragu sesakkan hati
dituntun perih bersisyarat pedih
lulnglai derita membelai
jurang curam terlihat melambai
Ahh,.. falsafah hati seperti kan tergadai
berpedih perih perjalanan ini
sebelum uzur mengapa tersungkur
bukan sujud ta'jub tetapi tercerai imani
ba'syar nan kekar melolong insani
berjiwa hampa bak raga hewani
Duhhh Gusti,.. Mohon ampuni
selembar amanat yang penat
menautkan janji serasa berat
bagaimana diri bersyahadat?
ku gentar sesat karena khilaf
siratan amanat yang tak tersurat,-
 

Sunday, January 8, 2012

L A N G K AH

Di ujung siang di awal senja
mengiring gelisah hati tentangnya
Menerka nerka sendiri jalan hati
memaknai tiap tiap langkah yang dilewati
melupakan keluh kesah pada sesama
merambah dunia rasa
menyibak ujung jalan
hidup bertujuan
pada jalan keselamatan
dan pena yang ku genggam
menuliskan asa dan rasa dibadan
memperkirakan apa yang ada didepan
ku tuai sendiri, rasa hati yang bernyanyi
bahagia dan laraku adalah kalimatnya
beriring sedu sedanku pada'Nya,..


 

PUISI CINTA

Bersama alunan puisi cinta
lirih syairnya menggugah jiwa
seperti asa tlah menoreh duka
hadirnya bak nestafa nan menghiba

kini sunyi hati hening tanpa kata rindu

bening ungkapan sudut matamu,..sendu
duri bunga menusuk di dalam dadamu
bibir nan lincah terdiam di lidah,..kelu

Luka melukalah rasa

asa menghiba daya tiada di punya
tutup tertutuplah mata
jera dengan semua yang indah

suram suramlah masa depan

enggan lagi tuk mengulang
melepas semua biarlah hilang
tanpa kesan,..


Berasal dari sanubari

tercermin secara ragawi
 
memandu tegap berdiri
 
menghibur agar hidup berseri
 
meneguhkan hikayat diri

 
Aduhai asa yang membelai jiwa
 
lunglai dan lelah kaki melangkah
 
jika tanpamu impian takkan berlabuh
 
seperti penyinta sedang tak kenal merindu
 
di pagi ini ku turut semua tentangmu,-


Berasal dari sanubari

tercermin secara ragawi
 
memandu tegap berdiri
 
menghibur agar hidup berseri
 
meneguhkan hikayat diri

 
Aduhai asa yang membelai jiwa
 
lunglai dan lelah kaki melangkah
 
jika tanpamu impian takkan berlabuh
 
seperti penyinta sedang tak kenal merindu
 
di pagi ini ku turut semua tentangmu,-


SALAM MALAM DARI ALAM

Malam yang kian larut
bulan bintang berpuisi lembut
tersenyum diri di dekap kabut
berasa enggan dudukku beringsut
karena ku takut damainya akan luput
sekedar membuai jiwa ini kuturut,..

Mega-mega rasa melayang layang

berlaksa angan tiada terbilang
sesekali menutupi cahaya rembulan menghilang
ku tengadahkan wajah di tengah tanah nan lapang
Berteman binatang malam dan rumput ilalang,..

Ahh,.. Kasih akankah sama gambaran rasa yang di punya?

di atas awan sana sesekali gambaran wajahmu menjelma
sedapat mungkin diri berdo'a karenanya
semoga saat ini, engkau tengah merasa
seperti diri yang bersuka hati karenanya

Begitu hati ini ingin berbagi

tentang nuansa indah nan alami
semoga terlupakan duka dan perih
lihatlah rembulan dan bintang malam ini
seolah olah mereka menyalami
menyalamimu, mereka dan menyalami diri,-


 

~ KUPU KUPU ~

Mengulu senyum
di bibir nan ranum
semerbakmu harum
yang memandang pastilah terkagum

Betapa pipimu berlesung

sayang wajah ayu di topeng bertudung
ceria di raga sedang jiwa dan hatimu berkabung
hati meluka jiwa rapuh berselimut mendung

Menyesali lemahnya hati

berkali jiwa tersakiti
menghampa jiwamu mati
tercela, cacad kau kau nikmati

Memandang semua insan

berlaku pada diri dengan kejam
tak percaya pada sesama merejam
pandangan tak berarah lagi kelam

Duhai wanitaku

sesekali bukalah Topengmu
manfaatkan waktu di masa sempatmu
turunkan beban di masa nan lalu

Kecewa tiada mengapa

terluka sewajarnya saja
bukan di lembah hitam engkau gadaikan
bersegera kembali di jalan yang terang
begitu kiranya sejatinya menyayangi badan,-


J E J A K M U

Tentang batas rasa
batas rasa antara kita
di lewati kembali,
tiada dilewati pun kembali
kepuasan seperti impian
kebahagiaan selalu menjadi harapan
kumpulan rasa yang membius
ingin ku abaikan
nun daku semakin tenggelam
Sedang Ragawi dan indrawi tak kenal mimpi
ahh,.. rasa sejati tak berusia lama
ia terkubur dalam muslihat yang bertabur
warna dunia lukisanmu semu
abstrak cenderung merusak
Esok paginya matahari akan bercahaya
diri mencari serpihan mimpi
yang terjadi malam tadi
bersama sang kumbang
yang melayang layang
mencari sesuatu
tanpa merasa ragu,-

N A S I B

Di kawal semerbak, berkawan cobaan
diisyaratkan kewajiban, tersirat pengabdian
mencari entah kamana
yang datang semena-mena, laksana murka
keindahan nan mempesona
bias pancaran nun disana
asa kian merona, laksana meronta ronta
sesekali dihempas rasa kecewa
tiada daya dihempas ombaknya
terombang ambing tiada terbimbing
rasa tiada menepi, tak berkawan diri
cinta tiada sehati, beginikah kodrat yang harus dijalani?
sedangkan daku bernyanyi isakan, ku menari menyesakkan
kumalnya badan, menyusuri jalan
diri tanpa sandaran,-
 
 

HATI, HARI, CITAKU

Mengurai tali waktu yang tergerai
melukiskan panjangnya harapan
langkah berisyarat beban
takdir diri ku urai sembari berlari
mengusut kebahgaiaan nan kusut
kuturut asa dalam kemelut
tak pelak tersungkur sujud
surtan erat dalam ikatan
dijelang diam
diterpa gundah gulana
tengadahkan wajah
menatap alam sana
kudengarkan ucapanMu
akan pengertian cinta dan rindu
kusirami keringnya debu
agar basah sirnakan resah
yang hakikatnya benderang cahaya
meski dalam episode terlunta lunta
tiada mengapa demi ridhoNya,-

HATI, HARI, CITAKU
mengurai tali waktu yang tergerai
melukiskan panjangnya harapan
langkah berisyarat beban
takdir diri ku urai sembari berlari
mengusut kebahgaiaan nan kusut
kuturut asa dalam kemelut
tak pelak tersungkur sujud
surtan erat dalam ikatan
dijelang diam
diterpa gundah gulana
tengadahkan wajah
menatap alam sana
kudengarkan ucapanMu
akan pengertian cinta dan rindu
kusirami keringnya debu
agar basah sirnakan resah
yang hakikatnya benderang cahaya
meski dalam episode terlunta lunta
tiada mengapa demi ridhoNya

S A H A B A T

Sahabat,..
sesekali engkau nampak begitu hebat
sangat dekat bak mengikat
segala yang di ucap serasa nikmat
dan daku lelap dalam terpikat,-

Dalam galaunya hati

engkau ada menyemangati
dalam rapuhnya jiwa engkau yang teguhkannya
betapa diri bersuka dengan semuanya
tulus hati dalam memberi sedang enggan tuk meminta
maknamu luas laksana cinta yang sebenarnya,-

Kalau bukan karena hadirmu

mungkin tlah lama diri ini layu
engkaulah warna di hidupku
cahaya di gelapku
laksana bulan engkaulah purnama
laksana siang engkaulah mataharinya
dan tiada cukup kata
tuk menggambarkannya
dan kita bersatu bersama do'a,-


Friday, January 6, 2012

I D A M A N K U

Desahan resah didaun hati
Berteman bayangmu nan menari-nari
merindu satu malam terpadu
pada sang bayu kunyatakan rindu
kenangan denganmu kucumbu selalu
semua tentangmu malam ini bersemi
ditaman hati berseri-seri
lupakan pedih dan lelahnya diri

serasa abadi terlupa mati
betapa senang diri mengenang
engkau pujaan yang kuharap datang
tuk berbagi beban jua harapan
untuk bersama dijelang masa
seiya sekata tiada terpisah,-

Thursday, January 5, 2012

RINDU NAN LARA

kerinduanku meniti senja
takut sekali akan disergap malam
karena gelapnya memilukan
kecintaanku bukan seperti mentari
yang akan menjelang di saat pagi
lagi panasnya pedihkan pori-pori
sedang kesetiaan ini bukanlah bak rembulan
yang memalsukan cahaya dengan indahnya
karena berbias sinar sang surya
tak usah engkau mencoba mengerti tentang hatiku
karena tak ada kata-kata disana yang bisa engkau baca
cukuplah rawat,..jaga dan pelihara hati ini
hati yang bersuka rasa dan ku titipkan padamu
Duhai,.. k e k a s i h k u,-


 

S U A R A M U

Suara rindu 

datang dari kalbu

lembut mendayu-dayu
 
padamu duhai pujaan hatiku
 
semoga kehangatan jangan cepat berlalu,


Tertatih-tatih langkah diri

menggapai hatimu oh,.. kekasih

serasa hanya itulah harapan hati ini

kebersamaan kita itu yang kunanti

andai terjadi bahagiaanya hidupku ini,-


MENJAGAMU

Andaipun kerinduan ini akan hilang 

bersama penantian yang panjang

namun biarkanlah cinta ini 

kan selalu ku jaga sampai ujung masa

karena rasaku terlanjur menganggapnya bak mutiara,-

Wednesday, January 4, 2012

TITIK-TITIK AWAN BIRU

Malam,...
kucumbui kata hati
kucoba maknai sendiri rasa ini,

yang ku suarakan adalah kata
laksana menelaah ditiap-tiap kalimatnya,

yang kudekap adalah noktahnya
semoga terhapuskan kata tanya,

yang rindu adalah makna
agar yang ada tiada tersia-sia,

sedang yang kupandang adalah bahasanya
karena kuyakini dari sana semua bermula,
betapa lembutnya sentuhanmu
bersandar di hati tanpa melalui telinga ini,-


NYANYIAN SEMESTA

Bila keyakinan menuntun hati
adalah cinta itu bersemi
gemulai tangan tiada menyakiti
ucapan dan kata lembut memberi
cahaya jiwa terbias dan setenang mentari

Semua arti bukan tak tersakiti
baik, benar, sejatinya tak semerta merta
Bukan langit andai tiada berhias awan
bukan lautan bila tiada berglombang
biarkan semua membiru dan teduh adanya
begitu kiranya amanat kita

selepas senja sore kan tiba
di situlah terbuai rasa
semestinya sendiri mengenal arti
tanpa bunyi merdu melodi
di dataran luas nuansa indah terbentang
di bangku panjang ku lepaskan angan
dan ragaku terbiar layu

Bunga bunga yang jatuh, satu persatu
semua tak luput dari pandang mataku
harumnya pergi warna pun berganti
dan bumi tak henti memberi arti
adalah kita yang segan dan enggan
sampai tak nampak alam mengajarkan,- 


Tuesday, January 3, 2012

S P A C E


Dimensi hati,..

mistikus sejati

 terpancar dijejak kaki

bukan kekarnya materi

terkadang ia sembunyi

sejatinya tiada berbunyi

usah ditanya

susah diterka

angkasa yang berbeda,-

KADO BUAT RASA

Kepekaan yang datang
sedang jemari tiada mampu tuk menuangkan
yang pasti mengiang pada rasa
menimang pada jiwa
andai kita rela,..
andai kita mau peduli
dengan cinta
setidaknya sebagai pemerhati
selebihnya meletakkannya dihati
jikalau bergolak oleh panasnya
Naluri pengingatnya
seketika beku dan ragu
maka hafalan menunjukkan jalan
maka galilah,..
layaknya kita akan berbaring
diliang itu,..
sungguh dia Maha melepaskan
lalu dia Maha mengambil
dan Maha menepati Janji,..
semoga kuperbaharui janjiku
dengan janji yang baru
dan memulai janji itu,-


EPISODE HATI

Episode dari hati (Softwere)
adalah menegakkan keyakinan,..

Sedang Episode ragawi & Inderawi (Hardwere)
adalah melaksanakan tanggung jawabnya
dengan menjalan perintah
dan menjauhi laranganNya,
Keutamaannya adalah keseimbangan,..

madu dari hidup adalah
merasa bahagia dengan semua kebaikan
yang dilakukannya,...
Keutamaannya adalah Istiqomah,..

" Tiada jalan yang lebih sukar
kecuali jalan yang ditempuh
Oleh Nabi Muhammad SAW,.."

Berfikir tentang Kegagalan dalam rasa :

mungkin karena cara kita salah dalam menyinta
mungkin karena cara kita salah dalam mengasihi
mungkin karena cara kita salah dalam menyayangi
dan mungkin karena cara kita salah dalam memelihara rasa ini,..


"Sejatinya sesuatu adalah pada proses dan keteguhannya."

yang pasti daku menyayangi, menyintai, mengasihimu
begitulah cara kuhembuskan nafas rasaku padamu,..

ANGKASA

Kuhadapkan wajah kepada engkau
Duhai angkasa,..
tiada kucari kejoramu,.. jua rembulanmu
daku bersama malam,.. yang tiada henti mengadukan kelam
yang menyampaikan tugas dari matahari yang tertinggal
mungkin terlalu keras mengajari kita tentang panasnya asa
dan saat ini ia tunaikan pesannya dengan kelembutan via rembulan
gelapnya bermakna, agar kita mengenal taburan angkasa meski tanpanya,
Ahh,. ternyata matahari tak ingkar dengan janji,
dia menyayang siang dan malam,
dialah penunjuk akan masa
dan sempat kita
dalam terangnya beriring mega
agar kita tahu sisi lain dari kenyataan
duhai angkasa, silau diri memaksa tuk tertunduk malu
tentangmu adalah kecil'ku dalam banyak hal
tentang amal, tentang keteguhan,-


GUNDAHNYA HATI

Dihamparan rasa
berkisah gundah gulana
tentang kepingan jiwa
beriring tumbuhnya pohon cinta
berbunga rindu,.. dikalbu
ku pangkas,.. satu-satu
karena dahannya tiada meyakinkan
Daunnya tiada meneduhkan
dan akar yang menjalar tiada meneguhkan
beriring waktu hadirmu rapuh
yang tertinggal hanya sekeping hati
menyendiri disudut sunyi,..