HATI, HARI, CITAKU
mengurai tali waktu yang tergerai
melukiskan panjangnya harapan
langkah berisyarat beban
takdir diri ku urai sembari berlari
mengusut kebahgaiaan nan kusut
kuturut asa dalam kemelut
tak pelak tersungkur sujud
surtan erat dalam ikatan
dijelang diam
diterpa gundah gulana
tengadahkan wajah
menatap alam sana
kudengarkan ucapanMu
akan pengertian cinta dan rindu
kusirami keringnya debu
agar basah sirnakan resah
yang hakikatnya benderang cahaya
meski dalam episode terlunta lunta
tiada mengapa demi ridhoNya
No comments:
Post a Comment