Sunday, January 8, 2012

~ KUPU KUPU ~

Mengulu senyum
di bibir nan ranum
semerbakmu harum
yang memandang pastilah terkagum

Betapa pipimu berlesung

sayang wajah ayu di topeng bertudung
ceria di raga sedang jiwa dan hatimu berkabung
hati meluka jiwa rapuh berselimut mendung

Menyesali lemahnya hati

berkali jiwa tersakiti
menghampa jiwamu mati
tercela, cacad kau kau nikmati

Memandang semua insan

berlaku pada diri dengan kejam
tak percaya pada sesama merejam
pandangan tak berarah lagi kelam

Duhai wanitaku

sesekali bukalah Topengmu
manfaatkan waktu di masa sempatmu
turunkan beban di masa nan lalu

Kecewa tiada mengapa

terluka sewajarnya saja
bukan di lembah hitam engkau gadaikan
bersegera kembali di jalan yang terang
begitu kiranya sejatinya menyayangi badan,-


No comments:

Post a Comment