Wednesday, February 29, 2012

TAK HARUS PERMATA

Malam dalam ungkapan
seperti tiada siap dijelang gelap
adalah hatiku masih berharap
jangan terlelap terlalu cepat
beri setetes padaku pengertianmu
bukankah engkau tahu
betapa telah lama diri menunggu
menunggu kebersamaan dalam keceriaan
ungkapanmu adalah nyanyian
sedang jawabanku adalah tarian
akankah engkau tiada bersuka cita?
seperti semaraknya hati yang kini ku rasa?
tiada harus engkau menjadi permata
cukup bagiku sekeping kaca
dengan berjuta kejernihan hati yang dimengerti
di saat jernih menimpa hati
sungguh kilaumu selalu memukauku
duhai kekasihku
begitu daku merindu,-


No comments:

Post a Comment