Antara aku dan engkau
tiada terjangkau benang sutra
entah dari mana ku yakini ikatannya
betapa aku telah membuka lebar-lebar daun telinga
tetap saja yang terjadi adalah picingan mata
dimatamu aku hanya penyair yang bertabir
bisa jadi engkau samakan dengan penyihir
yang selalu saja beraji-aji dengan bibir
disaat daku berkata kata
engkau melihatnya aku membaca mantra
komat-kamit dipelupuk mata
betapa amit-amit aku baginya,..
tiada terjangkau benang sutra
entah dari mana ku yakini ikatannya
betapa aku telah membuka lebar-lebar daun telinga
tetap saja yang terjadi adalah picingan mata
dimatamu aku hanya penyair yang bertabir
bisa jadi engkau samakan dengan penyihir
yang selalu saja beraji-aji dengan bibir
disaat daku berkata kata
engkau melihatnya aku membaca mantra
komat-kamit dipelupuk mata
betapa amit-amit aku baginya,..

No comments:
Post a Comment