Jemari kaku
bak kulit kayu
tiada pernah layu untuk berkayuh
sang surya menyengat
menghangat cucuran keringat jernih menghiasi jasad
sekedar mengukirkan upaya badan
sebagai pembuktian seorang insan
dan jutaan warna diluaran sana
tentulah dalam nuansa pesona nan sama
semoga nikmat sehat, nikmat semangat
menuangkan himah bagi semua
untuk tegap berdiri diatas dua kaki
menunaikan kewajiban tiap-tiap diri
begitulah arti yang daku coba mengerti,-
bak kulit kayu
tiada pernah layu untuk berkayuh
sang surya menyengat
menghangat cucuran keringat jernih menghiasi jasad
sekedar mengukirkan upaya badan
sebagai pembuktian seorang insan
dan jutaan warna diluaran sana
tentulah dalam nuansa pesona nan sama
semoga nikmat sehat, nikmat semangat
menuangkan himah bagi semua
untuk tegap berdiri diatas dua kaki
menunaikan kewajiban tiap-tiap diri
begitulah arti yang daku coba mengerti,-

No comments:
Post a Comment