Memetik waktu
disaat malam memelukku
erat sekali menggetarkan hati
serasa detak nadi ini pun terhenti
telah kau beri daku cinta
engkau sematkan didasar dada
betapa panasnya rindu ku rasa
hampir-hampir membakar seisi jiwa
tanpamu maha dewi terkasih
mana mampu asmara ini ku sikapi
manalah tahan, rindu melejang-lejang
aral yang panjang tak henti menghadang
namun bayangmu setajam pedang
menebas tirai penghadang,-
disaat malam memelukku
erat sekali menggetarkan hati
serasa detak nadi ini pun terhenti
telah kau beri daku cinta
engkau sematkan didasar dada
betapa panasnya rindu ku rasa
hampir-hampir membakar seisi jiwa
tanpamu maha dewi terkasih
mana mampu asmara ini ku sikapi
manalah tahan, rindu melejang-lejang
aral yang panjang tak henti menghadang
namun bayangmu setajam pedang
menebas tirai penghadang,-

No comments:
Post a Comment