Wednesday, August 13, 2014

Kiasanku

Pesonanya dulu
mimpiku yang lalu
berangsur bias
bersikukuh jauh

serasa dicinta dusta
serasa asing berkata
hilang nikmati rasa
mengharu tiba-tiba

Seisi hati
tembangkan diri
entah kan dapati
asa berselisih
parah terjadi

Kita pendendang
dialam yang kian remang
kalimat buram
bagai merejam
lebih dari mengulang,..




No comments:

Post a Comment