SASTRA HATI
Setinggi-tingginya tempat, sejauh-jauhnya jarak, selama-lamanya saat, Bila didapat ia di diri.
Wednesday, August 13, 2014
Purwa Rasa
Dalih-dalih lama
mendesah di bibir bunga
lalu kuncup seketika
embun pun sirna,
Fajar berujar
cahaya sejajar
mayamu kelakar
logika di ingkar,
Bicara fahami
di akal sehati
dan lengan kuati
genggam yang sejati,
Kodratku rindu
tafsiran kalbu
bibir tak terbasuh
ambisi liarmu,-
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
TERLANGGAR
Di saat rembulan bertanya kapankah akan sehati dengan sang mentari? bintang pun turut berlagu "aku datang untukmu" mega kelabu...
SEBERANG JALAN
Melalang ke ujung harapan menyeberang di batas kesunyian muncul dan hilang bagai percikan dan aku merona memantik pesona untuk malam la...
(no title)
Bergumam tentang tawa disatu masa menyuratkan banyak kabar dari bentangan masa yang lebar satu satu ku balas senyummu meski berderai ai...
No comments:
Post a Comment