awan menikam kelam
tuan bangunlah,.. tuan
dengar waktu selalu berpesan
fajar telah keemasan,..
Tuan,.. tidakah terasakan
riuh dunia kian gersang
nurani jangan impikan
hati jangan hayalkan
jalani coba wujudkan,..
Tuan pandang di sana
yang hakiki penuh nuansa
rasa sejati mutlak warnanya
sebagai pesona alam nirwana
rayuan hidup dusta semata,..
Kasanahnya adalah cinta
kemesraannya seranum bunga
yang selalu kuncup jua setia
menanti mekar terkandung jiwa
salam dan salam jadi madunya,-

No comments:
Post a Comment