Sunday, September 21, 2014

Buah Kisah

Untukku wahai kalbu,..
Aduhai Zdat Semesta Kasih Semesta Sayang
hidup hanyalah seuntai waktu sekejapan adegan
diperselisihkan harapan dan cobaan
mentabir Tauhid meniraikan Tahmid
menyekat tahlil memalingkan Takbir
sepertiku yang terlalu lama lalai
menadah berkah Ilahiyyah dengan kaffah
yang semestinya menjadi arah,..

Dan untukmu,..
jika kau tak lagi mampu
untuk bertahan di ruang sunyiku
teruslah berpuisi menyanjung seni
berfikir untuk banyak memberi
sedang terlupa Ilmu tuk didapati
teruslah bicara sampai lupa mendengar
teruslah bercerita sampai tak diceritakan
karena pelajar menuliskan sendiri sejarahnya
disimpan masa tuk diceritakan masa
meski pada ruang yang berbeda,-

Crb, 21 Sept'2014
Tisna Barbatully


No comments:

Post a Comment