gelap pekat mulai nampak
bahagia menjadi arahan
bahasa harapan tercurahkan
jadi senandung jiwa dan badan,
Wahai pintu desiran kalbu
akankah semestamu kan selalu biru ?
kami menyeru sedalam kalbu
adalah bahasaku suarakan rindu
mengurai makna yang daku tahu
tentang jelaga bilakah terbasuh
sepanjang waktu menyerta selalu,-
.jpg)
No comments:
Post a Comment