Sunday, July 26, 2015

Bayang-bayang Jauh

Setelah hitam negeriku
kau hitamkan pula jiwa-jiwanya
tiada rela kemuliaannya
betapa kejamnya.
Setelah kering mata air
kau kering pula air mata
seakan kau ingin kami buta
mengpa?
Setelah miskin generasi
dokrinmu konspirasi
upaya hidup kamu halangi
betapa keji.
Kau pangkas biji-biji suci
kau rampas yang kami miliki
dari moral sampai ekonomi
dari politik sampai televisi
dari motif sampai pada visi
bercorak misteri.
Tuhan, kami berdo'a siang malam
agar terlepas segala penjajahan
naas bila sampai pada keruntuhan
pelan-pelan kami dibinasakan
yang berkepentingan.


No comments:

Post a Comment