| * [¤⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶» Pagi muram suram Mentari mengambang Di awan bertembang Sumbang. ** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»- Laku liku leka Menulis jenaka Canda gurau kata Suka cita rasa Terpinta Rela. *** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»- Madahmu Mewarta sayu Tulisan ayu Untukku Beku. **** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»- Kuterima Tangan terbuka Sambut pinta Besar jiwa Rela. *****
]¤⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»-
|
Setinggi-tingginya tempat, sejauh-jauhnya jarak, selama-lamanya saat, Bila didapat ia di diri.
Sunday, July 26, 2015
Madahmu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Di saat rembulan bertanya kapankah akan sehati dengan sang mentari? bintang pun turut berlagu "aku datang untukmu" mega kelabu...
-
Melalang ke ujung harapan menyeberang di batas kesunyian muncul dan hilang bagai percikan dan aku merona memantik pesona untuk malam la...
-
Bergumam tentang tawa disatu masa menyuratkan banyak kabar dari bentangan masa yang lebar satu satu ku balas senyummu meski berderai ai...
No comments:
Post a Comment