| * ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶» Di puncak sesal Limbung kuberdiri Diantara tebing duka Seterjal kesabaran Perihnya kisah nestafa. ** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»- Izinkan kupergi Lupakan raung dendam Betapa tenteran kuidam Tak layakah kurasa Bermimpi indah. *** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»-- Kan kuingat Segala berlaku Prilakuku lakumu Di waktu lalu Jadi dukaku. **** ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»--- T'lah patah arang Tercipta jurang dalam Tiada kan usang Dalam kenang Jadi dendam Sekian. ****
⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶»*--
|
Setinggi-tingginya tempat, sejauh-jauhnya jarak, selama-lamanya saat, Bila didapat ia di diri.
Sunday, July 26, 2015
Patah Arang
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Di saat rembulan bertanya kapankah akan sehati dengan sang mentari? bintang pun turut berlagu "aku datang untukmu" mega kelabu...
-
Melalang ke ujung harapan menyeberang di batas kesunyian muncul dan hilang bagai percikan dan aku merona memantik pesona untuk malam la...
-
Bergumam tentang tawa disatu masa menyuratkan banyak kabar dari bentangan masa yang lebar satu satu ku balas senyummu meski berderai ai...
No comments:
Post a Comment