Sunday, July 26, 2015

Celah Di hati

Aku selalu punya senyum
dibibirku asli dan palsu
sungguh itu senyumku.
Senyum palsu untuk matamu
dan senyum asli tuk ku rindu
tawaran untukmu.

Cinta itu peka
tak hanya mengira-ngira
meski tersembunyi dari mata
walau berolah rupa.
Rindu berwadah waktu
bermahda kalbu
Yang Satu.
Telah lama kututup pinta
tak bercelah meski sekata
melintas jua
dusta.

 

No comments:

Post a Comment