Sunday, May 29, 2016

Misetri

Mengupas cahaya kehadiran
Sang sufi berbicara dalam diam
Kesejatian bak sinar pelita
Dan hidup bersekat lekukan kaca.

Sinar dan cahayaku
Iman taqwa atau zoroaster
Sejati ataukah yahudi
Bila trah tertanggal memamerkan
Gajah di ruang gelap
Maka engkau yang labil
Berbondong keruang senyap itu
Beradu prediksi dan ilustrasi
Pembenaran diri
Sedangkan keberadaanmu
Sudah nyata diruang tak berlampu
Logika nol dan satu
Yang mengganggu.
Permata dan serpihan kaca
Dalam gelap keras yang ada
Digenggam dirasa rasa
Dipaksakan menjadi luka
Sinar kita memang khodim'Nya
Nun cahaya beraneka rupa
Mengakulah benar cideralah salah
Ubuddunia melunta-lunta
Setelah ajal bawa kecewa
Itu aku atau kaukah?.

No comments:

Post a Comment