Sunday, May 29, 2016

Sumber Api

Tiba-tiba riuh
Si jago merah marah
Berang tak ramah,
Aku dia mereka
Tangis-tangis kecil
Menjerit, meratapi kepanikan
Tangan mungil tiada daya
Api menjarah benda
Tak peduli sekitarnya
Suruh siapa berulah
Kita bukan sahabat lama
Lanjur tak waspada.
Bahkan air menyentak
Tak padam api yang jalang
Raung-raung pedagang
Tak terjadi tak difaham
Menggoncang iman
Sesak pengertian
Air matakupun tertahan
Belasungkawa hati
Melantun do'a
Tuhan,
Engkau Nan Maha
Maka teguhkanlah
Semua jiwa yang dicoba
Hapus ratapan tak guna
Datang musibah kan berhikmah
Dan aku percaya
Sirine kan terhenti
Pada ahirnya nanti
Aamiin.


No comments:

Post a Comment